PARA TRAVELER DAN SUPIR BIS

Image

Duduk di bis NSB selama 45 menit itu berasa liat film pendek tentang “Para Traveler dan Supir Bus”

Klien pertama, bangsa kulit putih Asia, mendengar dari bahasa yang mereka gunakan (sok-sokan ngerti padahal paham apa yang diomongin aja enggak), pasangan tersebut datangnya dari negeri Cina/Taiwan/Hongkong, dengan logat bahasa Inggris khas Cina, si suami mulai pembicaaan,

Man: Sorry, this is bus to Oslo central stasion?

Driver: Yes, I will take you to the train that will bring you to the Oslo Central Stasion

Man: Can I buy the ticket in here,

Driver: Yes, two please,

Klien kedua, dua orang cewek dengan gaya Bohemian dengan tas khas backpack yang besar dan tinggi menjulang di punggung,

The Girl: Can I take this bus to oslo central stasion?

Driver: Yes, but you will take train, I will bring you to the stasion, then, you must take train to the Central Stasion,

The Girl: Ok, can I buy the ticket with euro?

Driver: No, sorry, I don’t accept euro, just Norwegian Crown, you have to change it inside the airport,

The Girl: Oke, no problem,

Mereka kemudian keluar, sepertinya kembali ke dalam airport untuk tukar uang, dan kembali beberapa saat kemudian untuk membeli tiket,

Klien ketiga,

Perempuan berambut pirang dengan suara bass yang terdengar seperti denting bell,

“Hi, this is bus to oslo central stasion? ”

Driver: Yes, can you see, in front of this bus, -to the Oslo central stasion- [sepertinya si supir sudah mulai kehilangan kesabaran], but you will take train, I will bring you to the stasion, then, you must take train to the Central Stasion,

Si supir bus terlihat sudah jenuh menjawab pertanyaan sama selama hampir 40 menit, namun senyum tetap menghiasi wajahnya,

Perempuan itu memandang heran, dan kemudian memandang keluar bus, melihat tulisan yang dimaksud oleh si supir,

“Which is cheaper, that bus or the train?”

Driver: the train is cheaper, but if you want, you can take the bus, but you have to walk 100 metres from the bus stasion to the central stasion, just cross the street,

“Oke, then I will take the train, are you accept euro?”

Driver: No, just norwegian crown,

“No problem, I will change it inside, euhm, can I buy directly the return ticket for monday?”

Driver: Yes, but, you can buy it in the day you depart, I will give you the schedule,

Mengingat ulang adegan antara traveler dan supir bus, tiba-tiba saya tertawa keras sendiri, lupa bahwa saya masih di bus, alhasil para penumpang melihat saya dengan tatapan heran. Saya tertawa bukan karena menertawakan mereka, tapi saya seperti melihat diri saya sendiri saat traveling sendirian, tidak tahu tempat, tidak tahu arah, celingak-celinguk kayak orang bingung asli kayak anak ilang, satu-satunya tempat dituju adalah simbol “i” alias tourist information center untuk menanyakan tentang tempat bus, kereta atau transportasi ke centrum alias pusat kota, ataupun sekedar mendapatkan peta kota dan informasi tentang tempat-tempat wisata yang wajib dikunjungi secara gratis. Nilai plus untuk sekedar traveling atau stay di Norway adalah hampir semua penduduk sini dapat berbahasa inggris. Seperti saklar yang dapat di on-offkan dengan cepat, orang-orang Norwegia dapat langsung mengganti bahasa Norwegia yang mereka gunakan dengan bahasa Inggris dalam sekejap ”dalam hitungan kedipan mata.”

Minimal mengurangi rasa panic saat lupa bawa elektronik atau buku saku kamus bahasa Norway. Hehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s