INVESTASI YANG MENJAUHI RIBA BAGI PEMULA

Skema Syariah untuk Pemula, that’s sound interesting.

BlogComWidget300

This writing bermula dari menulis kata kunci di google ‘ORI atau SUKUK’ dalam rangka research data investasi jangka panjang. Saya adalah frehsgraduate yang bingung untuk berinvestasi dengan modal yang minim.

Saya mencari bentuk investasi yang cocok dengan kriteria keadaan keuangan ‘modal yang minim, calon investor sangat awam, dan ketakutan yang tinggi akan high risk investasi’ ditambah harus sesuai ketentuan agama yang mana saya adalah orang beragama Islam yang tinggal di Indonesia yang multikultur, sebisa mungkin menjauhi riba adalah peluang menggiurkan yang susah sekali ditolak atau bahkan dihindari. I have lived in it for almost seven years old, that was my first had my bank account.

Selain tabungan, deposito, emas, Prita Ghozie (Perencana Keuangan Independen ZAP Finance) mengatakan ada jenis investasi lain untuk calon investor ‘passive income’ seperti, yaitu menyimpan di Obligasi Ritel Indonesia (ORI) atau Sukuk Ritel. Kemudian, pencarian kembali dilanjutkan dengan ‘Apakah ORI atau Sukuk Ritel sesuai dengan ketentuan keuangan syariah?’. Mengingat di dalam Q.S. Al Baqarah: 275:

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka Berkata (berpendapat), “Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba,” padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya”

Lebih lengkap, Prita menjelaskan perbedaan antara ORI dan Sukuk Ritel? ORI atau Sukuk Ritel adalah efek surat utang yang dapat memberikan pendapatan tetap. Surat utang adalah suatu pernyataan utang dari penerbit surat kepada pemegangnya, beserta janji untuk membayar kembali pokok utang pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran. Selain itu, pemilik utang juga berjanji untuk membayarkan kupon atas utang tersebut secara berkala selama durasi yang ditentukan dalam surat utang. Penerbit surat utang bisa pemerintah atau korporasi. ORI atau Sukuk Ritel adalah bentuk surat utang negara yang dapat dibeli investor ritel, yaitu masyarakat umum. Apabila Anda menempatkan dana di ORI misalnya, maka pemerintah berjanji membayarkan kupon setiap bulan. Saat ini, ORI yang telah terbit berdurasi 3 tahun dan 4 tahun. Sedikit berbeda dengan ORI, Sukuk Ritel merupakan surat berharga yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap aset Surat Berharga Syariah Negara, baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing melalui agen penjual.  Investor ritel bersama-sama memiliki aset atau proyek yang kemudian disewakan kembali kepada penjual. Sebagai imbalannya, investor akan mendapatkan bagi hasil berupa kupon Sukuk Ritel. Apabila Anda ingin berinvestasi di instrumen yang sesuai Syariah Islam, maka Sukuk Ritel merupakan salah satu alternatif yang tepat dibandingkan ORI. Selain di bank syariah, ada alternatif tempat lain yang menyediakan investasi syariah,daftar produk investasi reksadana syariah terbaik dalam tiga tahun terakhir hingga tahun 2014.

reksadana_syariah_terbaik-2014

Fund fact sheet suatu reksadana yang baik setidaknya memuat hal-hal berikut: a) produk reksadana, b) kinerja produk selama periode tertentu, kebijakan investasi, menjelaskan tipe reksadana, kemana saja uang Anda akan diinvestasikan, apakah dalam bentuk saham, obligasi, pasar uang, dan lain-lain serta kompisisinya. Jika dalam saham, dijelaskan juga nama-nama perusahaan dimana dana Anda akan diinvestasikan. Membeli reksadana saham, berarti Anda secara tidak langsung menjadi pemegang saham beberapa perusahaan sekaligus lho, c) Bank kustodian, yaitu bank tersendiri untuk menampung dana investor, d) Biaya-biaya reksadana, e) Ketentuan tatacara pembelian dan penjualan, f) dan agen penjual tempat Anda bisa melakukan pendaftaran dan pembelian reksadana. Anda bisa menghubungi mereka untuk berkonsultasi lebih lanjut, g) Nomor kontak dan alamat manajer investasi. Sama dengan agen penjual, mereka dapat memberikan informasi apapun yang Anda minta, termasuk membantu proses pendaftaran, h) serta aneka informasi lainnya. Nah, dari daftar di atas, para calon investor syariah dapat mengira-ngira sendiri, apakah produk investasi tersebut sudah sesuai dengan ketentuan syariah atau belum, be smart citizens, be smart investor.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s