Catatan untuk saya (as muslim) kalau keluar negeri lagi (Amin)

DSC02462

Gambar : Pergamon Museum (Berlin)

Saya bukan berasal dari keluarga pesantren atau besar di lingkungan pesantren. Bapak saya hanya seorang guru olahraga di tingkat sekolah menengah atas dan ibu (alm.) seorang guru di sekolah menengah kejuruan.  Namun keduanya membesarkan saya dengan sebaik – baiknya, alarm subuh dari ibu dan omelan bapak di kala maghrib menjadi kenangan bagaimana ibadah solat adalah sangat penting untuk tidak ditinggalkan hanya karena acara TV atau karena mengantuk. Continue reading “Catatan untuk saya (as muslim) kalau keluar negeri lagi (Amin)”

Advertisements

Bolehkah WNA membeli (memiliki) Apartemen?

Crew

Beberapa waktu yang lalu, ada dua orang WNA (Warga Negara Korea dan Warga Negara Malaysia) datang ke kantor dan bermaksud untuk membeli Unit Apartemen. Mereka menunjukkan KITAP (Izin Tinggal Tetap/ Permanent Stay Permit) dan mengatakan bahwa harga apartemen bukanlah sebuah masalah. Namun jawaban dari Managemen tetaplah sebuah gelengan kepala, “Maaf tetap tidak bisa karena Apartemen kami dibangun di atas tanah dengan status Hak Guna Bangunan”. Brokernya menjawab, “Klien saya yang lain bisa kok beli Apartemen di Jakarta sama di Bali, kenapa di Surabaya gak bisa seh?”.

Continue reading “Bolehkah WNA membeli (memiliki) Apartemen?”

Bersyukurlah Kalau Kamu adalah “Pribumi” di Indonesia

Berawal dari sebuah telepon yang menanyakan perihal status apartemen milik suaminya yang telah meninggal dan anak – anaknya masih dibawah umur. “Maaf bu sebelumnya, Ibu Pribumi atau Tionghoa?”, “Maaf bu, Ibu Islam atau Non Islam”. Untuk sesaat, rasanya pertanyaan tersebut sangat rasis mengingat kita sudah hidup di era yang menjunjung demokrasi dan equality. Berikut sedikit gambaran kenapa saya mengatakan bersyukurlah kalau kamu adalah Pribumi di Indonesia bilamana dilihat dari perspektif hukum waris.

Untuk kamu yang WNI Pribumi

kacar-kucur

Untuk WNI pribumi, Continue reading “Bersyukurlah Kalau Kamu adalah “Pribumi” di Indonesia”

Surat untukmu Para Lelaki Indonesia dari Perempuan yang Mencoba Menutup Auratnya

 1

Dulu, saat kami para perempuan belum berjilbab / berhijab, banyak dari kalian memberondong kami dengan pertanyaan, “Kenapa belum berjilbab? Menunggu apa? Kematian itu bisa datang sewaktu – waktu”. Kalaupun tidak dalam bentuk pertanyaan, tapi dalam bentuk nasehat, “Perempuan pakai jilbab itu kelihatan lebih cantik, elegan, adem, dan menghindarkan diri dari pandangan nakal lelaki”. Continue reading “Surat untukmu Para Lelaki Indonesia dari Perempuan yang Mencoba Menutup Auratnya”

Newbie in Jakarta, Grabbike or Go-Jek?

http://www.octarendra.com/pilih-gojek-atau-grab-bike-baca-gojek-vs-grab-bike/
http://www.octarendra.com/pilih-gojek-atau-grab-bike-baca-gojek-vs-grab-bike/

Promo Grabbike lima ribu. Setelahnya promo Gojek 10ribu. Are you kidding me? siapa yang ga mau, di Malang, tarif ojek jarak dekat sekitar 30-35ribu. Baik, Grabbike ataupun Gojek, aplikasinya cukup mudah Continue reading “Newbie in Jakarta, Grabbike or Go-Jek?”

INVESTASI YANG MENJAUHI RIBA BAGI PEMULA

Skema Syariah untuk Pemula, that’s sound interesting.

BlogComWidget300

This writing bermula dari menulis kata kunci di google ‘ORI atau SUKUK’ dalam rangka research data investasi jangka panjang. Saya adalah frehsgraduate yang bingung untuk berinvestasi dengan modal yang minim. Continue reading “INVESTASI YANG MENJAUHI RIBA BAGI PEMULA”

Do you will find a same ‘Mukena’ in overseas?

DSC08157

Photo: Mushalla in University of Oslo, Norway 2013

Mengingat begitu sakral penggunaan mukena dalam shalat bagi kaum hawa, serigkali orang beranggapan bahwa syarat sah shalat itu harus pakai mukena. Continue reading “Do you will find a same ‘Mukena’ in overseas?”

Dapur dan Ibu

10628302_10152727543982259_940701572016991473_nAku masih teringat bagaimana bapak dan ibu tertawa lepas karena melihatku menggoreng ikan dengan helm kaca tertutup dan berteriak-teriak sambil berusaha membalik ikan dengan minyak meletup-letup.

Aku masih ingat bagaimana ibu selalu menyuruhku untuk menyapu halaman atau rumah atau menyuruhku untuk mengerjakan PR/belajar daripada membantunya di dapur atau lebih tepatnya mengacaukan masakannya. Continue reading “Dapur dan Ibu”